+62 812 2843 8989 halo@tripjavanesia.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
+62 812 2843 8989 halo@tripjavanesia.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

Ranu Manduro, Area Bekas Galian Tambang, Wisata Bukit yang Viral di Mojokerto

Beberapa waktu yang lalu mungkin kalian sempat melihat Video tentang keindahan alam yang belum pernah anda lihat sebelumnya , yang memperlihatkan lingkungan pegunungan yang masih hijau dan sangat sejuk, obyek wisata itu adalah Ranu Manduro yang tepatnya berada di mojokerto, Jawa Timur.

Objek wisata Ranu Manduro di Mojekerto, yang disebut-sebut sebagai Ranu Kumbolo versi Mojokerto. Belakangan tempat ini mendadak mencuri perhatian warganet berkat keindahan alam yang di suguhkan oleh Ranu Manduro.

Pic : Instagram @thisiseastjava
Pic : Instagram @thisiseastjava

Diketahui Ranu Manduro adalah bekas galian tambang yang dibiarkan sehingga menjadi sebuah danau yang indah. Banyak pengunjung yang menyebutnya sebagai Ranu Kumbolonya Mojokerto.

Dinamakan Ranu Manduro karena di kawasan ini terdapat sebuah telaga. Masyarakat Mojoekerto menyebutnya sebagai Ranu Kumbolo versi Mojokerto. Pada musim penghujan seperti saat ini, kawasan di sekitar telaga tampak lebih hijau.

Perbukitan di kawasan Ranu Manduro dikeruk untuk menimbun lumpur pada bencana Lumpur Lapindo yang terjadi di Sidoarjo. Truk-truk ramai keluar masuk kawasan ini untuk mengangkut pasir dari Mojokerto ke Sidoarjo. Hal ini mengakibatkan akses jalan di sekitar kawasan Ranu Manduro menjadi rusak.

Pic : Instagram @alvitorizzz
Pic : Instagram @alvitorizzz

Sementara itu, karena kepopulerannya kini, Ranu Manduro menjadi berkah bagi pengelola wisata yang masih dikelola secara swadaya. Pasalnya, sejak video tersebut viral, Ranu Manduro mengalami lonjakan pengunjung.

Sebelumnya siapapun bebas datang ke kawasan Ranu Manduro tanpa dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Tetapi karena jumlah pengunjung semakin ramai, masyarakat secara swadaya memanfaatkan peluang ekonomi ini.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengungkapkan bahwa Ranu Manduro memang belum terdaftar sebagai salah satu daftar tujuan wisata kabupaten Mojokerto.

“Lokasi yang lagi viral merupakan lahan bekas galian C yang berlatar belakang Gunung Penanggungan. Menurut keterangan warga sekitar, (Ranu Manduro) memang sekarang banyak dikunjungi masyarakat sekadar untuk berfoto. Namun, sampai sekarang, masih belum tercatat sebagai destinasi wisata,” papar Sya’dillah, Kabid Pariwisata Mojokerto.

Saat ini, pengelola mematok harga lima ribu rupiah bagi para pengunjung untuk dapat menikmati pemandangan ini. 

Leave a Reply

Trip Javanesia Indonesia

Merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Biro Perjalanan Wisata dengan konsep Travel Buddies (Travel Pertemanan), Penyedia jasa perjalanan wisata yang berkantor pusat di Yogyakarta, Indonesia. Dengan berbekal dedikasi dan pengalaman yang tinggi kami siap melayani anda dengan penuh keramahan dan profesionalisme.

Recent Comments