+62 812 2843 8989 halo@tripjavanesia.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login
+62 812 2843 8989 halo@tripjavanesia.com

Login

Sign Up

After creating an account, you'll be able to track your payment status, track the confirmation and you can also rate the tour after you finished the tour.
Username*
Password*
Confirm Password*
First Name*
Last Name*
Birth Date*
Email*
Phone*
Country*
* Creating an account means you're okay with our Terms of Service and Privacy Statement.
Please agree to all the terms and conditions before proceeding to the next step

Already a member?

Login

5 Cara Sederhana untuk Mengambil Foto Terbaik

Memang bagus untuk membeli kamera DSLR dan belajar cara menggunakannya, tapi masih ada sebagian orang yang sulit untuk memahaminya. Jangan patah semangat—di sini, kami memperkenalkan 5 cara sederhana untuk mengambil gambar serba indah, berdasarkan pada estetika dasar di balik foto yang bagus. Semakin Anda memahami dengan lebih baik, tentu saja Anda bisa bebas bereksperimen dan menyimpang dari cara ini, tapi, jika Anda baru saja memulai, maka saran-saran ini merupakan cara pasti untuk mendapatkan foto yang terlihat bagus.

1. Tempatkan bidikan subjek di bagian tengah!

Center | Pic : photo-studio9.com

Foto mengekspresikan momen khusus yang menentukan, serta pemikiran Anda sendiri. Oleh karena itu, penting untuk menempatkan apa yang Anda ingin orang lain melihatnya secara tepat di bagian tengah foto. Saya sering menemukan foto dengan subjek utama ditempatkan di pinggir, sungguh disayangkan.

2. Sesuaikan fokus pada seluruh gambar untuk mendapatkan bidikan yang bagus

Fokus | Pic : Pixabay.com

Saya sering menemukan foto dengan latar belakang yang terlalu diburamkan, tetapi foto semacam itu bisa sangat mengecohkan, dan terlihat seakan-akan sang fotografer berupaya menutupi cela pada foto.

Apa yang secara umum dianggap sebagai foto yang bagus, selalu terlihat tajam dan semua sudutnya berada dalam fokus. Hal ini dianggap betul di waktu lalu, dan masih demikian sampai sekarang.

3. Bagaimanapun, selalu perhatikan secara cermat sumbu vertikal dan horizontal pada foto-foto Anda

Garis Vertikal | Pic : Belfot.com/

Pikirkan tentang apa yang kita jumpai dalam kehidupan kita sehari-hari. Kita hidup di dunia, di mana sumbu horizontal dan vertikal secara umum seimbang, bukan?

Foto yang memperlihatkan daratan dan bangunan yang dimiringkan, berpotensi memberikan kesan tidak stabil dalam otak manusia, dan karenanya, maksud foto tersebut tidak tersampaikan dengan baik. Bagaimanapun, sebagian besar foto yang terlihat biasa-biasa saja tidak memiliki keseimbangan sumbu vertikal dan horizontal yang baik.

1. Garis Horisontal
Garis horisontal memberi kesan stabilitas, tenang, permanen dan kokoh. Contoh paling jelas dari garis horisontal adalah garis cakrawala yang membagi langit dan daratan (atau lautan), garis cakrawala (horison) seperti kaki bagi tubuh: kuat, kokoh, pondasi. Hindari penggunaan garis horisontal tepat ditengah-tengah foto anda karena bisa menimbulkan kesan kaku dan mati

2. Garis Vertikal
Garis vertikal bisa merepresentasikan kesan kekuasaan dan tinggi (misanya gedung bertingkat) serta pertumbuhan (misal pohon). Hindari meletakkan garis vertikal secara kaku ditengah-tengah foto sehingga membagi foto menjadi 2 bagian.

4. Secara umum, hasil foto harus terlihat cerah

Cerah | Pic : pixabay.com

Foto yang gelap tidak menarik bagi pemirsanya. Oleh karena itu, pada umumnya, foto Anda harus diambil secara cerah. Ini adalah jalan pintas untuk perbaikan dalam fotografi.

Biasanya, kompensasi pencahayaan positif digunakan sedangkan kompensasi negatif hampir tidak pernah digunakan.

5. Mereproduksi warna sesuai aslinya, jauh lebih penting daripada hal lainnya

warna asli | Pic : instagram @jmswnr

Pengaturan White Balance digunakan untuk mengubah warna dalam foto, tetapi kadang kala, ada sebagian orang yang bereksperimen dengan fungsi ini. Ini menghasilkan warna dalam foto yang ditangkap tampak sama sekali berbeda dari aslinya, yang sungguh disayangkan.

Jika memungkinkan, white balance sebaiknya ditetapkan secara manual di tempat, supaya warna aktual pemandangan dapat direproduksi sesuai warna aslinya. Namun demikian, ini mungkin sulit bagi pemula. Dalam hal ini, mereka bisa menggunakan fungsi Auto White Balance kamera.

Bereksperimen dengan pengaturan dan menyebabkan pemandangan yang sesungguhnya akan kehilangan warnanya, akan sangat mengurangi daya pikat foto.

Sehubungan dengan hal itu, saya telah memperkenalkan 5 hal sederhana untuk mengambil foto yang serba mengagumkan. Tentu saja, foto memang dimaksudkan untuk diambil secara bebas dan dinikmati sebagai hobi. Namun demikian, 5 hal yang disebutkan di atas, ternyata sering dilupakan oleh para pemula yang masih belajar tentang fotografi. Jika Anda mengingat hal-hal sederhana ini, Anda pasti akan dapat mengambil foto yang memberi Anda kepuasan.

Leave a Reply

Trip Javanesia Indonesia

Merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang Biro Perjalanan Wisata dengan konsep Travel Buddies (Travel Pertemanan), Penyedia jasa perjalanan wisata yang berkantor pusat di Yogyakarta, Indonesia. Dengan berbekal dedikasi dan pengalaman yang tinggi kami siap melayani anda dengan penuh keramahan dan profesionalisme.

Recent Comments